Maria Kusuma Karmel

Mengalami Kehadiran Allah bersama Maria, Bunda dan Kusuma Karmel

Sambutan Romo Paroki

Protokol Perlindungan Anak dan Dewasa Rentan

Informasi lebih lanjut

Pengumuman Gereja

KEGIATAN MENDATANG

Misa Harian

Hari Senin - Sabtu

  • 05.30 WIB

Misa Jumat Pertama

Hari Jumat Pertama Setiap Bulan

  • 19.30 WIB

Misa Mingguan

Hari Sabtu

  • 16.30 WIB
  • 19.00 WIB - Misa Bernuansa Karismatik (setiap Sabtu Pertama setiap bulan)

Hari Minggu

  • 06.00 WIB
  • 08.30 WIB
  • 11.00 WIB
  • 16.30 WIB

Misa Online

Ditiadakan

RENUNGAN HARIAN

Jumat 21 Agustus 2026

Bacaan Liturgi : PW Santo Pius X, Paus, Jumat, 21 Agustus 2026

  • Bacaan Pertama : Nubuat Yehezkiel 37:1-14

  • Mazmur Tanggapan : R. Bersyukurlah kepada Tuhan sebab kekal abadi kasih setia-Nya.

  • Ayat Mazmur Tanggapan : Mazmur 107:2-3.4-5.6-7.8-9

  • Bait Pengantar Injil : Alleluya. Tunjukkanlah lorong-Mu, ya Tuhan, bimbinglah aku menurut sabda-Mu yang benar. Alleluya.

  • Bacaan Injil : Matius 22:34-40

Kasih yang Menjadi Jalan Hidup

Dalam Injil hari ini, Yesus ditanya tentang hukum yang terutama. Jawaban-Nya sangat jelas: โ€œKasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu, dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu.โ€ Dan hukum yang kedua, yang sama pentingnya: โ€œKasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.โ€

Yesus tidak memisahkan kasih kepada Allah dan kasih kepada sesama. Keduanya merupakan satu kesatuan. Kita tidak dapat mengatakan bahwa kita sungguh mencintai Allah kalau kita masih membenci, merendahkan, atau tidak peduli terhadap sesama. Kasih kepada Allah harus nyata dalam cara kita memperlakukan orang lain.

Mengasihi sesama bukan berarti selalu setuju dengan semua orang. Kasih berarti mau menghargai, mengampuni, membantu, mendengarkan, dan memberi kesempatan kepada orang lain untuk menjadi lebih baik. Kadang-kadang kasih justru menuntut kita untuk bersabar ketika kita disakiti dan tetap memilih untuk tidak membalas kejahatan dengan kejahatan.

Maka, marilah kita bertanya kepada diri sendiri: Apakah kasih kepada Allah sudah sungguh terlihat dalam sikap saya terhadap keluarga, komunitas, dan orang-orang yang saya jumpai setiap hari?

Kiranya Ekaristi dan sabda Tuhan hari ini menolong kita untuk tidak hanya berbicara tentang kasih, tetapi sungguh menjadikan kasih sebagai jalan hidup kita. Sebab, sebagaimana ditegaskan Yesus, seluruh hukum dan kitab para nabi bergantung pada kasih kepada Allah dan kasih kepada sesama.

Doa:

Ya Bapa, ajarilah kami untuk mencintai-Mu dengan segenap hati dan mencintai sesama dengan tulus. Ampunilah kami ketika kasih kami masih sering terbatas dan penuh syarat. Berilah kami hati yang sabar, murah hati, dan mampu mengampuni. Semoga melalui hidup kami, kasih-Mu semakin nyata bagi orang-orang di sekitar kami. Demi Kristus, Tuhan dan pengantara kami. Amin.

(RP. Titus Brandsma Pantjaja Adji Wilasa, O.Carm.)

VIDEO HIGHLIGHT

Sebuah katekese singkat "Kenaikan Tuhan Yesus" Oleh RP Titus Brandsma Pantjaja Adji Wiloso, O.Carm.