Bulan Keluarga 2022

Kita Bersama Sejahtera

Masa Adven 2022

Perayaan Ulang Tahun Ke-30 Paroki Meruya

Berjalan Bersama Membangun Martabat Manusia Dengan Semakin Mengasihi, Peduli dan Bersaksi

14 Desember 1992 - 14 Desember 2022

Jadwal Petugas Tata Tertib

Bulan Oktober - Desember 2022

Info Lebih Lanjut

e-Bentara Maria

Edisi 06/II/Oktober 2022

Lebih Lanjut Klik Disini

Tata Perayaan Ekaristi 2020

Apa saja Perubahannya?

Klik Video Detail

Berjalan Bersama Kaum Difabel dan Keluarga

Dalam Perayaan Ekaristi Kudus

29 Oktober 2022

Maria Kusuma Karmel

Mengalami Kehadiran Allah bersama Maria, Bunda dan Kusuma Karmel

Sejarah Gereja

Salam Sejahtera

Bapak/Ibu, Saudara/Saudari terkasih, segenap umat MKK yang terkasih. Sebuah sarana teknologi yang sangat baik telah kita usahakan bersama yaitu website Paroki MKK. Mari kita menggunakan media ini sebaik-baiknya. Website ini akan menjadi tempat dimana kita bisa mendapatkan informasi resmi berkaitan dengan kehidupan parokial. Segala informasi pelayanan sekretariat, pelayanan sakramen dan informasi kegiatan parokial dan kategorial bisa kita dapatkan di dalam website. Tentu saja ini semua dapat mendukung kehidupan beriman umat Paroki Meruya Gereja MKK.

Terima kasih kepada segenap tim website dan semua pihak yang terlibat dalam pembuatan website Paroki MKK ini. Semoga website Paroki MKK membawa kemajuan dalam hidup beriman kita. Semoga kita semua semakin bersemangat dan berbuah dalam kehidupan kita.


Salam Sehat dan Bahagia

RP Yosef Arnoldus Devanto, O.Carm
Pastor Kepala Paroki Meruya

Perayaan Ulang Tahun Paroki Ke-30

Pengumuman #1

Syallom, dalam rangka perayaan Ulang Tahun Paroki Meruya ke-30, Gereja mengajak umat terkasih bersama keluarga hadir dalam rangkaian perayaan yang akan dimulai pada tanggal 7 Desember 2022 …

Detail Pengumuman

Jadwal Liturgi Natal 2022

Pengumuman #2

Syallom, berikut ini jadwal kegiatan Natal Tahun 2022 …

Detail Pengumuman

Misa Hari Disabilitas Dunia

Pengumuman #3

Dalam rangka memperingati Hari Disabilitas Dunia, paroki Meruya secara khusus mengundang kembali seluruh umat Difabel bersama keluarga dan seluruh umat sekalian untuk menghadiri Perayaan Ekaristi Bersama …

Detail Pengumuman

BIA - Bina Iman Anak Kembali Offline

Pengumuman #4

Syallom, mari bersama hadir dalam Bina Iman Anak secara offline setiap hari minggu …

Detail Pengumuman

Lomba Video Kreatif Sejarah Wilayah

Pengumuman #5

Syallom, dalam rangka merayakan Ulang Tahun Paroki Meruya Ke-30, akan diadakan LVK - Lomba Video Kreatif yang dapat diikuti secara berkelompok oleh Wilayah masing-masing …

Detail Pengumuman

Poskes Lansia MKK

Pengumuman #6

Seksi Kesehatan MKK akan mengadakan kegiatan berupa Poskes Lansia …

Detail Pengumuman

TABUT KAJ

Pengumuman #7

Dalam rangka membangun solidaritas umat Gereja di Keuskupan Agung Jakarta, umat diajak untuk menjadi peserta TABUT KAJ …

Detail Pengumuman

Misa Jum'at Pertama Mulai September 2022

Pengumuman #8

Syallom, berikut ini kami informasikan mulai September 2022, dan seterusnya Perayaan Ekaristi Hari Jum'at Pertama akan dilaksanakan setiap Hari Jum'at Pertama pukul 19 …

Detail Pengumuman

Rumah Duka Carolus

Pengumuman #9

Berawal pada tahun 1919, kamar jenazah didirikan sebagai bagian dari pelayanan Rumah Sakit Sint Carolus kepada masyarakat, yang berlokasi di depan Puskesmas Paseban …

Detail Pengumuman

Formulir Digital Penerimaan Sakramen

Pengumuman #10

Syallom, Sekarang mau mengajukan penerimaan Sakramen di MKK sudah semakin mudah loh!! Cukup mengakses website https://mkk …

Detail Pengumuman

Cara Mengajukan Intensi Misa

Pengumuman #11

Syallom, Berikut kami sampaikan detail cara pengajuan Intensi Misa Melalui Website …

Detail Pengumuman

Kursus Evangelisasi Pribadi XXVI

Pengumuman #12

Shalom, para sahabat di manapun berada …

Detail Pengumuman

[IKLAN] Homeschooling Libra

Pengumuman #13

Tentang PKBM Homeschooling LIBRA PK8M Homeschooling Libra adalah sebuah sekolah alternatif bagi orang tua dalam menyekolahkan anaknya …

Detail Pengumuman

RENUNGAN HARIAN

Senin 05 Desember 2022

Bacaan Liturgis – Pekan Adven II, Senin, 05 Desember 2022

  • Bacaan Pertama: Kitab Yesaya 35:1-10
  • Mazmur Tanggapan: Allah sendiri datang menyelamatkan kita.
  • Ayat Mazmur Tanggapan: Mazmur 85:9ab-14
  • Ayat Bait Pengantar Injil: Lihat, Raja kita, Tuhan semesta alam, datang! Ia datang membebaskan kita dari belenggu perbudakan. Alleluya.
  • Bacaan Injil: Lukas 5:17-26

Renungan Singkat - Dosamu Sudah Diampuni

Saudara-saudari yang dikasihi Tuhan, dosa itu milik semua orang. Tak seorang pun yang tidak memilikinya. Tidak seorang pun yang tidak berbuat dosa. Kalau ada, dia itu adalah Bunda Maria, Bunda Adven, sebab dia tidak mengenal dosa sejak awal hidupnya. Gereja mengakui hal ini dan mengajarkannya dalam dogma Santa Perawan Maria Dikandung Tanpa Dosa, yang dimaklumkan oleh Paus Pius IX pada 8 Desember 1854, 168 tahun silam. Santa Perawan Maria Dikandung Tanpa Dosa akan dirayakan oleh Gereja pada hari Kamis nanti, 8 Desember 2022.

Santa Perawan Maria dikandung tanpa dosa. Selain dia, semua orang dikandung dalam dosa. Seperti diakui oleh Daud dalam mazmurnya, Sesungguhnya, dalam kesalahan aku diperanakkan, dalam dosa aku dikandung ibuku (Mzm 51:7). Daud, juga setiap orang, diperanakkan dalam kesalahan dan dikandung dalam dosa, sehingga sejak kelahirannya pun ia telah terlahir sebagai orang berdosa.

Sakramen Pembaptisan mengantar seseorang yang dikandung dan lahir dalam dosa kepada hidup dalam kekudusan. Sebab, dengan Pembaptisan itu ia dikuduskan, dibersihkan dan diampuni dari segala dosa yang melekat dalam jiwanya sejak ia dikandung. Oleh karena itu, dalam Pembaptisan anak, lebih cepat sebenarnya lebih baik.

Gereja mengajarkan demikian, Dalam Pembaptisan anak-anak dapat dilihat dengan jelas sekali bahwa rahmat keselamatan itu diberikan tanpa jasa kita. Gereja dan orang tua akan menghalangi anak-anaknya memperoleh rahmat tak ternilai menjadi anak Allah, kalau mereka tidak dengan segera membaptisnya sesudah kelahiran (Katekismus Gereja Katolik, No. 1250).

Dengan Pembaptisan, semua dosa sudah diampuni. Orang yang dibaptis menjadi anak Allah dan ini adalah rahmat tak ternilai, yang diterima seiring dengan segala dosa yang sudah diampuni-Nya. Orang yang dibaptis itu menjadi orang suci seratus persen. Namun, Pembaptisan tidak menjadikan seseorang kebal dosa.

Gereja mengajarkan demikian, Kehidupan baru yang diterima dalam inisiasi Kristen tidak menghilangkan kerapuhan dan kelemahan kodrat manusiawi, dan juga tidak menghilang-kan kecenderungan kepada dosa, yang dinamakan “concupisentia”. Kecenderungan ini tinggal dalam orang yang dibaptis, supaya dengan bantuan rahmat Kristus mereka membuktikan kekuatan mereka dalam perjuangan hidup Kristen. Inti perjuangan ini ialah: kembali kepada kekudusan dan kehidupan abadi, ke mana Tuhan selalu memanggil kita (Katekismus Gereja Katolik, No. 1426). Jadi, orang yang sudah dibaptis, karena masih hidup dalam daging, tetap memiliki kecenderungan kepada dosa. Ia tidak bisa luput dari dosa.

Saudara-saudari, dosa tidak pernah memberikan rasa damai. Dosa tidak pernah memberi rasa tenang. Dosa tidak pernah memberi kelegaan batin. Bahkan, dosa bisa mendatangkan kelumpuhan, bisa secara fisik, bisa secara psikologis, seseorang tidak mampu untuk melakukan sesuatu yang baik dan benar, bahkan yang suci atau rohani.

Dalam Injil hari ini dikisahkan tentang seorang lumpuh yang diusung dan dibawa kepada Yesus oleh beberapa orang. Ketika mereka menurunkan si lumpuh ke tengah-tengah orang banyak tepat di depan Yesus, Yesus berkata, Hai Saudara, dosamu sudah diampuni (Luk 5:20). Anda heran dengan kata-kata Yesus ini? Orang itu jelas sakit lumpuh, tetapi mengapa Yesus berkata, “Hai Saudara, dosamu sudah diampuni”? Mengapa Yesus tidak berkata, “Hai Saudara, sakitmu sudah disembuhkan”?

Yesus menyembuhkan si lumpuh dengan kuasa Tuhan (lih. ay. 17). Karena kuasa Tuhan yang bekerja, dan Tuhan itu Mahatahu (lih. 1 Sam 2:3), maka Dia pasti tahu apa yang memicu kelumpuhan orang itu. Maka, jika Yesus berkata, “Hai Saudara, dosamu sudah diampuni”, hal ini dikatakan oleh Yesus karena Yesus tahu bahwa pemicu kelumpuhan orang itu adalah dosa. Dosa yang bertimbun-timbun hingga menggunung bisa melumpuhkan.

Maka, saudara-saudari, betapa bahagianya si lumpuh itu, yang setelah dibawa kepada Yesus ia dibebaskan dari beban dosa; dosanya sudah diampuni. Saat itu ia berjumpa dengan Yesus, bukan hanya sebagai Penyembuh, “Dokter yang berpaling kepada setiap orang sakit” (Katekismus Gereja Katolik, No. 1484), tetapi terutama sebagai Pengampun dosa yang penuh belas kasihan.

Pengampunan dan penyembuhan yang dilakukan Yesus membuat si lumpuh itu sembuh, sehat, kuat, penuh semangat. Ia pulang ke rumahnya tidak lagi diusung oleh bebepara orang, tetapi dia sendiri malah yang mengangkat tempat tidurnya dan pulang ke rumahnya sambil memuliakan Allah (ay. 25). Luar biasa! Ia pulang dengan sukacita. Ia bisa “melompat seperti rusa” (Yes 35:6). Hari itu, ia tidak lagi mengenakan tubuh yang lumpuh, tetapi tubuh yang sudah sembuh. Sebagai manusia yang masih hidup dalam daging, ia memang masih bisa jatuh dalam dosa. Namun, pengampunan Yesus saat itu telah membangkitkan hidupnya menjadi seorang yang mampu memuliakan Allah, bukan orang yang mengeluh dan mengaduh. Itulah hidup baru dari orang yang dosanya sudah diampuni.

Saudara-saudara, kita tidak ingin sakit lumpuh, bukan? Kita tidak ingin sakit lumpuh, baik karena pola makan yang bikin tekanan darah tinggi dan mengakibatkan kelumpuhan (stroke) maupun karena dosa. Maka, pada Masa Adven ini mari kita tindaklanjuti ajakan Yohanes Pembaptis kemarin, yakni bertobatlah (Mat 3:2). Caranya, dengan mohon pengampunan Allah atas dosa-dosa kita. Pengampunan Allah membuat jiwa sehat, mencegah kelumpuhan rohani, yang ditandai dengan malas atau ketidakberdayaan untuk berdoa dan memuliakan Allah, untuk Misa dan olah jiwa lainnya.

Semoga seruan Yesus, “Hai Saudara, dosamu sudah diampuni” juga didengar oleh telinga batin kita masing-masing. Tuhan memberkati. [RP. A. Ari Pawarta, O.Carm.]

JADWAL & AGENDA

Misa Harian

Hari Senin - Sabtu

  • 05.30 WIB

Misa Jumat Pertama

Hari Jumat Pertama Setiap Bulan

  • 19.30 WIB

Misa Minggu

Hari Sabtu

  • 16.30 WIB

Hari Minggu

  • 06.00 WIB
  • 08.00 WIB
  • 11.00 WIB
  • 16.30 WIB

Misa Online

Ditiadakan

VIDEO HIGHLIGHT

BILIK - Bincang Iman Katolik - Episode 66 - Merayakan Adven Sebagai Masa Yang Suci Oleh RP Yosef Arnoldus Devanto, O.Carm