Maria Kusuma Karmel

Mengalami Kehadiran Allah bersama Maria, Bunda dan Kusuma Karmel

Sambutan Romo Paroki

Protokol Perlindungan Anak dan Dewasa Rentan

Informasi lebih lanjut

Pengumuman Gereja

KEGIATAN MENDATANG

Misa Harian

Hari Senin - Sabtu

  • 05.30 WIB

Misa Jumat Pertama

Hari Jumat Pertama Setiap Bulan

  • 19.30 WIB

Misa Mingguan

Hari Sabtu

  • 16.30 WIB
  • 19.00 WIB - Misa Bernuansa Karismatik (setiap Sabtu Pertama setiap bulan)

Hari Minggu

  • 06.00 WIB
  • 08.30 WIB
  • 11.00 WIB
  • 16.30 WIB

Misa Online

Ditiadakan

RENUNGAN HARIAN

Rabu 14 Oktober 2026

Bacaan Liturgis – Hari Biasa Pekan XXVIII, Rabu, 14 Oktober 2026

  • Bacaan Pertama: Galatia 5:18-25

  • Mazmur Tanggapan: Yang mengikuti Engkau, ya Tuhan, hidup dalam cahaya.

  • Ayat Mazmur Tanggapan: Mzm 1:1-2.3.4.6

  • Bait Pengantar Injil: Alleluya. Domba-domba-Ku mendengar suara-Ku, sabda Tuhan; Aku mengenal mereka, dan mereka mengenal Aku. Alleluya.

  • Bacaan Injil: Lukas 11:42-46

Hidup Dalam Kesejatian Dan Belas Kasih Allah

Yesus datang ke dunia ini hendak membawa terang. Karena selama ini dunia telah gelap dan kehilangan arah sejak manusia pertama Adam dan Hawa telah diusir dari taman Eden. Manusia menjalani hidup seperti tidak punya pegangan sehingga berjalan tanpa arah, tanpa makna dan gagal memahami dan mengenal Allah Sang Penciptanya. Maka itulah alasan yang mendasar mengapa Allah Putra datang ke dunia dalam diir Kristus untuk membawa terang itu. Manusia harus rendah hati mau menerima Kristus sebagai Sang Terang itu. Di dalam terang Kristus maka manusia akan dapat berjalan dalam kebenaran. Yesus hari ini mengecam orang-orang Farisi, para ahli taurat dan imam-imam kepala karena hidup dalam kemunafikan. Hidup mereka mudah diombang-ambingkan oleh godoaan-godaan duniawi sehingga mudah berpaling dari Tuhan yang benar dan jatuh pada godaaan mempertuhankan dan mengkultuskan diri sendiri.

Yesus hari ini mengajarkan kepada kita untuk hidup dalam kesejatian serta mempraktekkan belas kasih Allah kepada semua orang. Ketika hidup kita dikuasai oleh belas kasih dan ketulusan, maka tidak akan jatuh ke dalam mentalitas kemunafikan dan kesombongan hidup rohani. Hidup menjadi lebih mudah memaafkan, tidak banyak menuntut serta membantu sesama untuk mampu bangkit dari keterpurukan dan penderitaan akibat dosa-dosanya.

Dalam mengikuti Kristus, kita harus memiliki komitmen yang kuat untuk tetap setia pada teladan dan ajaran-Nya. Sekali kita memilih Kristus, maka jangan mudah diombang-ambingkan oleh godaan apapun. Jangan membiarkan hati kita tergoda sedikitpun untuk melenceng dan menjauh dari Tuhan. Tuhanlah dasar, pegangan dan tujuan hidup kita. Maka dengan terus berpaut pada-Nya, di situlah kita menemukan perjumpaan dengan Tuhan yang melegakan, membebaskan serta mentransformasi hidup kita.

@RP. Tinto Hasugian O. Carm

VIDEO HIGHLIGHT

Sebuah katekese singkat "Kenaikan Tuhan Yesus" Oleh RP Titus Brandsma Pantjaja Adji Wiloso, O.Carm.