e-Bentara Maria

Edisi 05/II/Mei 2022

Lebih Lanjut Klik Disini

Tata Perayaan Ekaristi 2020

Apa saja Perubahannya?

Klik Video Detail

Maria Kusuma Karmel

Mengalami Kehadiran Allah bersama Maria, Bunda dan Kusuma Karmel

Sejarah Gereja

Salam Sejahtera

Bapak/Ibu, Saudara/Saudari terkasih, segenap umat MKK yang terkasih. Sebuah sarana teknologi yang sangat baik telah kita usahakan bersama yaitu website Paroki MKK. Mari kita menggunakan media ini sebaik-baiknya. Website ini akan menjadi tempat dimana kita bisa mendapatkan informasi resmi berkaitan dengan kehidupan parokial. Segala informasi pelayanan sekretariat, pelayanan sakramen dan informasi kegiatan parokial dan kategorial bisa kita dapatkan di dalam website. Tentu saja ini semua dapat mendukung kehidupan beriman umat Paroki Meruya Gereja MKK.

Terima kasih kepada segenap tim website dan semua pihak yang terlibat dalam pembuatan website Paroki MKK ini. Semoga website Paroki MKK membawa kemajuan dalam hidup beriman kita. Semoga kita semua semakin bersemangat dan berbuah dalam kehidupan kita.


Salam Sehat dan Bahagia

RP Yosef Arnoldus Devanto, O.Carm
Pastor Kepala Paroki Meruya

Bina Lanjut Kursus Evangelisasi (BL KEP) Angkatan Ke-7

Pengumuman #1

Haii Teman-teman semua yang sudah mengikuti Kursus Evangelisasi Pribadi (KEP) …

Detail Pengumuman

Weekend Marriage Encounter

Pengumuman #2

Syallom, Marriage Encounter, mengundang Pasutri untuk mengikuti Weekend Marriage Encounter, sesuai dengan Flyer …

Detail Pengumuman

Rumah Duka Carolus

Pengumuman #3

Berawal pada tahun 1919, kamar jenazah didirikan sebagai bagian dari pelayanan Rumah Sakit Sint Carolus kepada masyarakat, yang berlokasi di depan Puskesmas Paseban …

Detail Pengumuman

Jadwal Katekumen Baptis Anak 2022

Pengumuman #4

Syallom, Berikut ini kami sampaikan jadwal katekumen untuk Baptis Anak 2022 …

Detail Pengumuman

Majalah Kusuma - Media Komunikasi WKRI DPC MKK Meruya Edisi 31

Pengumuman #5

Syallom, Ibu-Ibu Wanita Katolik Republik Indonesia DPC MKK Meruya, telah terbit majalah Kusuma, Media Komunikasi WKRI DPC MKK Meruya Edisi 31/April 2022

Detail Pengumuman

Kegiatan Menggereja Per 11 Juni 2022

Pengumuman #6

Syallom, berikut ini beberapa perubahan untuk Kegiatan Misa di Gereja mulai 11 Juni 2022 …

Detail Pengumuman

Formulir Digital Penerimaan Sakramen

Pengumuman #7

Syallom, Sekarang mau mengajukan penerimaan Sakramen di MKK sudah semakin mudah loh!! Cukup mengakses website https://mkk …

Detail Pengumuman

Jadwal Baptis Balita 2022

Pengumuman #8

Syallom Bapak/Ibu Terkasih, berikut kami sampaikan jadwal Baptis Balita Tahun 2022, untuk informasi lebih lengkap dapat langsung menuju ke tautan …

Detail Pengumuman

Cara Mengajukan Intensi Misa

Pengumuman #9

Syallom, Berikut kami sampaikan detail cara pengajuan Intensi Misa Melalui Website …

Detail Pengumuman

RENUNGAN HARIAN

Kamis 18 Agustus 2022

Bacaan Liturgis – Pekan Biasa XX, Kamis, 18 Agustus 2022

  • Bacaan Pertama: Nubuat Yehezkiel 36:23-28
  • Mazmur Tanggapan: Aku akan mencurahkan air jernih kepadamu, dan kalian akan disucikan dari segala kenajisanmu.
  • Ayat Mazmur Tanggapan: Mazmur 51:12-15.18-19
  • Ayat Bait Pengantar Injil: Hari ini janganlah bertegar hati, tetapi dengarkanlah sabda Tuhan. Alleluya.
  • Bacaan Injil: Matius 22:1-14

Renungan Singkat - Tidak Berpakaian Pesta

Saudara-saudari yang dikasihi Tuhan, dalam ritus Pembaptisan Katolik, ada ritus inti dan ada ritus pelengkap. Salah satu ritus pelengkap adalah penyerahan pakaian Pembaptisan berwarna putih. Dalam ritus tersebut, imam berkata, …. (nama anak/ orang yang dibaptis), terimalah pakaian putih ini. Semoga ia menjadi tanda bagimu bahwa engkau telah diciptakan kembali di dalam Pembaptisan, dan bahwa engkau telah mengenakan Kristus sebagaimana dikatakan Kitab Suci. Hendaknya engkau memelihara martabat ini untuk hidup yang kekal.

Dengan Pembaptisan, seseorang menjadi ciptaan baru. Kain putih berarti bahwa orang yang telah dibaptis mengenakan Kristus sebagai busana, sebagaimana dikatakan Kitab Suci. Di mana dikatakan dalam Kitab Suci? Hal ini dikatakan oleh Rasul Paulus dalam suratnya kepada jemaat di Galatia, Karena kamu semua, yang dibaptis dalam Kristus, telah mengenakan Kristus (Gal 3:27). Dengan dibaptis ia telah mengenakan Kristus sebagai pakaian atau busana keselamatan (lih. Katekismus Gereja Katolik, No. 1243).

Penyerahan atau pengenaan pakaian/kain putih termasuk ritus pelengkap, bukan ritus inti, namun mengenakan Kristus merupakan inti dari Pembaptisan. Hidupnya telah menyatu dalam Kristus secara tak terpisahkan. Itulah sebabnya, seorang yang telah dibaptis dalam Kristus diminta untuk memelihara martabat ini, sebagai orang yang telah mengenakan Kristus, untuk hidup yang kekal, hidup dalam Kerajaan Surga sebagaimana digambarkan sebagai perjamuan nikah seperti dikisahkan dalam perumpamaan Injil hari ini.

Dalam perumpamaan tersebut, Ketika raja masuk hendak menemui para tamu, ia melihat seorang tamu yang tidak berpakaian pesta. Ia berkata kepadanya, “Hai saudara, bagaimana saudara masuk tanpa berpakaian pesta? Tetapi orang itu diam saja (Mat 22:11-12). Perlukah berpakaian pesta? Begitu pentingkah berpakaian pesta? Bagi sang raja, masuk dalam ruang perjamuan pesta harus berpakaian pesta. Harus, tidak bisa tidak! Itulah sebabnya, ketika sebuah pertanyaan santun ditujukan kepada tamu yang tak berpakaian pesta dan dia diam saja, Maka raja lalu berkata kepada para hamba, “Ikatlah kaki dan tangannya dan campakkanlah orang itu ke dalam kegelapan yang paling gelap, di sana akan ada ratap dan kertak gigi” (ay. 13).

Sikap sang raja tegas. Undangan pesta terbuka bagi siapa saja dan dari kalangan mana pun, silakan datang. Namun, siapa pun yang datang, masuk ke dalam ruang perjamuan harus memenuhi syarat yang paling dasar: berpakaian pesta.

Saudara-saudari, dengan mengenakan Kristus, setiap orang yang telah dibaptis, Anda dan saya, kita semua adalah satu di dalam Kristus Yesus (Gal 3:28) dan kita semua adalah milik Kristus. Rasul Paulus mengatakan, Jikalau kamu adalah milik Kristus, maka kamu juga adalah keturunan Abraham dan berhak menerima janji Allah (ay. 29).

Pertanyaannya, apakah janji Allah, yakni janji keselamatan akan otomatis atau dengan sendirinya akan kita terima, karena kita telah menjadi milik Kristus? Gereja mengajarkan bahwa Pembaptisan, yang dengannya orang mengenakan Kristus, itu perlu demi keselamatan (Katekismus Gereja Katolik, No. 1256). “Tuhan sendiri mengatakan bahwa Pembaptisan itu perlu untuk keselamatan… Gereja tidak mengenal sarana lain dari Pembaptisan, untuk menjamin langkah masuk ke dalam kebahagiaan abadi. Karena itu, dengan rela hati ia mematuhi perintah yang diterimanya dari Tuhan, supaya membantu semua orang yang dapat dibaptis, untuk memperoleh ‘kelahrian kembali dari air dan Roh’. Tuhan telah mengikatkan keselamatan pada Sakramen Pembaptisan, tetapi Ia sendri tidak terikat pada Sakramen-Sakramen-Nya” (Katekismus Gereja Katolik, No. 1257).

Oleh karena itu, saudara-saudari yang dikasihi Tuhan, kita yang telah mengenakan Kristus mesti setia menjadikan Kristus sebagai busana keselamatan. Kita berusaha untuk memelihara kesucian hati atau jiwa, yang dilambangkan dengan kain/pakaian putih saat Pembaptisan. Jika jiwa kita yang telah mengenakan busana Kristus itu kotor oleh dosa, mesti segera dibasuh atau dibersihkan dalam Sakramen Tobat. Demikian kita lakukan berkali-kali sepanjang hidup ini, sehingga jiwa kembali menjadi bersih dan ketika Tuhan, Sang Raja, datang, Ia melihat dan mengenal kita sebagai milik-Nya yang berpakaian pesta.

Berpakaian pesta itu penting. Hidup kita hendaknya selalu berpakaian pesta, tanda kita selalu siap sedia menyambut undangan Sang Raja. Jika “pakaian pesta” yakni jiwa kita kotor, basuhlah dalam Sakramen Tobat, supaya jiwa kita kembali berpakaian yang layak, pakaian pesta, bukan pakaian compang-camping dan kotor, yang tidak dikenali oleh pemiliknya, yakni Kristus Tuhan. Tidak berpakaian pesta, harus dihindari, jika ingin menikmati perjamuan nikah di surga. [RP. A. Ari Pawarta, O.Carm.]

JADWAL & AGENDA

Misa Online

Ditiadakan

Misa Offline

Misa Harian

  • Setiap Hari
    05.30 WIB

Misa Jum'at Pertama

  • Setiap Jum'at Pertama Awal Bulan
    19.00 WIB

Misa Minggu

  • Hari Sabtu
    16.30 WIB
  • Hari Minggu
    06.00 WIB, 08.00 WIB, 11.00 WIB, 16.30 WIB

VIDEO HIGHLIGHT

BILIK - Bincang Iman Katolik Eps. 51 - Kasih Yang Memerdekakan, oleh RP Manaek Martinus Sinaga, O.Carm