Maria Kusuma Karmel

Mengalami Kehadiran Allah bersama Maria, Bunda dan Kusuma Karmel

Sambutan Romo Paroki

Protokol Perlindungan Anak dan Dewasa Rentan

Informasi lebih lanjut

Pengumuman Gereja

KEGIATAN MENDATANG

Misa Harian

Hari Senin - Sabtu

  • 05.30 WIB

Misa Jumat Pertama

Hari Jumat Pertama Setiap Bulan

  • 19.30 WIB

Misa Mingguan

Hari Sabtu

  • 16.30 WIB
  • 19.00 WIB - Misa Bernuansa Karismatik (setiap Sabtu Pertama setiap bulan)

Hari Minggu

  • 06.00 WIB
  • 08.30 WIB
  • 11.00 WIB
  • 16.30 WIB

Misa Online

Ditiadakan

RENUNGAN HARIAN

Senin 17 Agustus 2026

Bacaan Liturgi : Hari Raya Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin, 17 Agustus 2026

  • Bacaan Pertama : Kitab Puta Sirakh 10:1-8

  • Mazmur Tanggapan : R. Kamu dipanggil untuk kemerdekaan, maka abdilah satu sama lain dalam cinta kasih

  • Ayat Mazmur Tanggapan : Mazmur 101:1a.2ac.3a.6-7

  • Bacaan Kedua : 1 Petrus 2:13-17

  • Bait Pengantar Injil : Alleluya. Berikanlah kepada Kaisar, apa yang wajib kamu berikan kepada Kaisar, dan kepada Allah apa yang wajib kamu berikan kepada Allah. Alleluya.

  • Bacaan Injil : Matius 22:15-21

Menjadi Warga Negara yang Baik

Hari ini kita bersyukur kepada Tuhan atas anugerah kemerdekaan bangsa Indonesia. Kemerdekaan bukan hanya sebuah peristiwa sejarah, tetapi juga sebuah tanggung jawab. Kita dipanggil untuk mengisi kemerdekaan dengan kehidupan yang semakin adil, damai, bermartabat, dan sejahtera bagi semua.

Dalam Injil hari ini, Yesus berkata: โ€œBerikanlah kepada Kaisar apa yang wajib kamu berikan kepada Kaisar dan kepada Allah apa yang wajib kamu berikan kepada Allah.โ€ Yesus mengingatkan bahwa sebagai warga negara kita mempunyai kewajiban untuk ikut membangun kehidupan bersama. Kita menghormati pemerintah, menaati hukum, membayar kewajiban sebagai warga negara, menjaga persatuan, serta ikut memperjuangkan kebaikan bersama.

Namun, Yesus juga menegaskan bahwa ada sesuatu yang jauh lebih mendasar: hidup kita adalah milik Allah. Karena itu, kesetiaan kepada negara tidak boleh dipisahkan dari kesetiaan kepada Allah. Iman kita harus mendorong kita untuk menjadi warga negara yang jujur, bertanggung jawab, peduli kepada yang lemah, dan berani memperjuangkan kebenaran.

Di tengah berbagai persoalan bangsa kitaโ€”ketidakadilan, korupsi, kesenjangan sosial, konflik, intoleransi, dan berbagai bentuk keprihatinan lainnyaโ€”kita tidak boleh hanya menjadi penonton atau orang yang suka mengeluh. Kemerdekaan mengajak kita bertanya: Apa yang dapat saya berikan bagi Indonesia?

Marilah kita mulai dari hal-hal sederhana: bekerja dengan jujur, menghargai perbedaan, tidak menyebarkan kebencian, menjaga lingkungan, menolong mereka yang membutuhkan, dan menggunakan kebebasan kita dengan penuh tanggung jawab.

Semoga Indonesia semakin menjadi bangsa yang merdeka bukan hanya secara politik, tetapi juga merdeka dari kemiskinan, ketidakadilan, korupsi, kekerasan, kebencian, dan segala bentuk penindasan.

Semoga Tuhan memberkati Indonesia, para pemimpin bangsa, dan seluruh rakyatnya. Dan semoga kita sungguh menjadi warga negara yang baik sekaligus murid-murid Kristus yang setia. Dirgahayu Republik Indonesia!

Doa :

Allah Bapa yang Maha Baik, kami mengucap Syukur atas anugerah Kemerdekaan yang Kauanugerahkan kepada bangsa Indonesia. Bantu kami agar kami dapat mengisi kemerdekaan bangsa kami dengan menyumbangkan tenaga, pikiran dan kemampuan kami untuk membangun dan memajukan bangsa kami. Berikanlah kesehatan dan kebijaksanaan bagi para pemimpin bangsa kami agar mereka dapat menyelesaikan berbagai persoalan bangsa dan mampu mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur berdasarkan Pancasila. Demi Kristus, Tuhan dan pengantar kami. Amin.

(RP. Titus Brandsma Pantjaja Adji Wilasa, O.Carm.)

VIDEO HIGHLIGHT

Sebuah katekese singkat "Kenaikan Tuhan Yesus" Oleh RP Titus Brandsma Pantjaja Adji Wiloso, O.Carm.