Maria Kusuma Karmel

Mengalami Kehadiran Allah bersama Maria, Bunda dan Kusuma Karmel

Sambutan Romo Paroki

Protokol Perlindungan Anak dan Dewasa Rentan

Informasi lebih lanjut

Pengumuman Gereja

KEGIATAN MENDATANG

Misa Harian

Hari Senin - Sabtu

  • 05.30 WIB

Misa Jumat Pertama

Hari Jumat Pertama Setiap Bulan

  • 19.30 WIB

Misa Mingguan

Hari Sabtu

  • 16.30 WIB
  • 19.00 WIB - Misa Bernuansa Karismatik (setiap Sabtu Pertama setiap bulan)

Hari Minggu

  • 06.00 WIB
  • 08.30 WIB
  • 11.00 WIB
  • 16.30 WIB

Misa Online

Ditiadakan

RENUNGAN HARIAN

Senin 31 Agustus 2026

Bacaan Liturgi : Pekan Biasa XXII, Senin, 31 Agustus 2026

  • Bacaan Pertama : 1 Korintus 2:1-5

  • Mazmur Tanggapan : R. Betapa besar cintaku kepada hukum-Mu, ya Tuhan.

  • Ayat Mazmur Tanggapan : Mazmur 119:97.98.99.100.101.102

  • Bait Pengantar Injil : Alleluya. Roh Tuhan menyertai Aku; Aku diutus Tuhan mewartakan kabar baik kepada orang-orang miskin. Alleluya.

  • Bacaan Injil : Lukas 4:16-30

Diutus untuk Membawa Kabar Baik

Dalam Injil hari ini, Yesus datang ke Nazaret, tempat Ia dibesarkan. Di rumah ibadat, Ia membaca nubuat Nabi Yesaya: β€œRoh Tuhan ada pada-Ku, oleh sebab Ia telah mengurapi Aku, untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin.” Kemudian Yesus berkata, β€œPada hari ini genaplah nas ini sewaktu kamu mendengarnya.”

Yesus menyatakan dengan jelas siapa diri-Nya dan apa misi-Nya: membawa kabar baik, membebaskan yang tertindas, memberikan penglihatan kepada yang buta, dan mewartakan tahun rahmat Tuhan.

Namun orang-orang sekampung-Nya justru sulit menerima-Nya. Mereka mengenal Yesus hanya sebagai β€œanak Yusuf”. Mereka merasa tahu siapa Yesus, sehingga hati mereka tertutup terhadap karya Allah. Bahkan ketika Yesus menyampaikan kebenaran yang tidak sesuai dengan harapan mereka, mereka menjadi marah dan hendak mencelakakan-Nya.

Sabda ini mengajak kita bertanya: Apakah kita sungguh-sungguh menerima Yesus, atau kita hanya merasa sudah mengenal-Nya?Kadang-kadang kita juga dapat menjadi seperti orang Nazaret: dekat dengan Yesus secara lahiriah, sering mendengar Sabda-Nya, tetapi hati kita belum tentu terbuka untuk diubah oleh-Nya.

Yesus tidak hanya datang untuk menghibur kita. Ia juga mengutus kita untuk menjadi pembawa kabar baik bagi orang lain. Di tengah keluarga, komunitas, lingkungan kerja, dan masyarakat, kita dipanggil menghadirkan kasih, pengampunan, perhatian kepada yang lemah, serta keberanian untuk memperjuangkan kebenaran.

Menjadi murid Kristus tidak selalu membuat kita diterima. Ada kalanya kebaikan kita disalahpahami atau iman kita ditolak. Tetapi seperti Yesus, kita dipanggil tetap setia pada misi yang dipercayakan Bapa.

Semoga hari ini kita membuka hati kepada Yesus dan berkata: β€œTuhan, utuslah aku. Jadikanlah aku pembawa kabar baik dan tanda kasih-Mu bagi sesamaku.”

Doa

Tuhan Yesus, bukalah hati kami agar sungguh-sungguh mengenal dan menerima-Mu. Penuhilah kami dengan Roh Kudus-Mu agar kami mampu menjadi pembawa kabar baik bagi mereka yang membutuhkan. Berilah kami keberanian untuk tetap setia pada kebenaran dan kasih, meskipun tidak selalu diterima oleh orang lain. Jadikanlah hidup kami saluran damai, pengampunan, dan belas kasih-Mu. Amin.

(RP. Titus Brandsma Pantjaja Adji Wilasa, O.Carm.)

VIDEO HIGHLIGHT

Sebuah katekese singkat "Kenaikan Tuhan Yesus" Oleh RP Titus Brandsma Pantjaja Adji Wiloso, O.Carm.