Maria Kusuma Karmel

Mengalami Kehadiran Allah bersama Maria, Bunda dan Kusuma Karmel

Sambutan Romo Paroki

Protokol Perlindungan Anak dan Dewasa Rentan

Informasi lebih lanjut

Pengumuman Gereja

KEGIATAN MENDATANG

Misa Harian

Hari Senin - Sabtu

  • 05.30 WIB

Misa Jumat Pertama

Hari Jumat Pertama Setiap Bulan

  • 19.30 WIB

Misa Minggu

Hari Sabtu

  • 16.30 WIB

Hari Minggu

  • 06.00 WIB
  • 08.30 WIB
  • 11.00 WIB
  • 16.30 WIB
  • 19.00 WIB - Misa Bernuansa Karismatik (tiap Minggu Ke-3)

Misa Online

Ditiadakan

RENUNGAN HARIAN

Kamis 13 Agustus 2026

Bacaan Liturgi : Pekan Biasa XIX, Kamis, 13 Agustus 2026

  • Bacaan Pertama : Nubuat Yehezkiel 12:1-12

  • Mazmur Tanggapan: R. Janganlah kita melupakan karya-karya Allah.

  • Ayat-ayat Mazmur Tanggapan : Mazmur 78:56-59.61-62

  • Bait Pangantar Injil : Alleluya. Sinarilah hamba-Mu dengan wajah-Mu, dan ajarkanlah ketetapan-ketetapan-Mu kepadaku. Alleluya.

  • Bacaan Injil : Matius 18:21 โ€“ 19:1

Mengampuni

Mengampuni itu enak diucapkan, tetapi sulit untuk dilaksanakan. Apalagi mengampuni orang yang selama ini terus-menerus menyakiti kita, itu mustahil. Justru yang ada pada diri kita adalah keinginan untuk membalas dendam perbuatannya. Kendati sulit, Yesus mengajak kita untuk mau mengampuni sesama kita yang berbuat salah atau menyakiti kita, meskipun ia beberapa kali menyakiti kita. Dasarnya karena Allah Bapa telah terlebih dulu mengampuni dosa-dosa kita, kendati kita seringkali menyakiti-Nya.

Dihadapan Tuhan kita sebenarnya orang yang berhutang, yang tidak mampu melunasi hutang kita. Hanya karena kemurahan dan belas kasih Tuhan semata, kita yang berhutang kepada Tuhan tidak hanya diberi kesempatan untuk melunasi hutang kita, tetapi Dia menghapus segala hutang kita. Dia mengampuni dosa-dosa kita dengan cuma-cuma.

Sebagaimana Bapa telah mengampuni dosa-dosa kita, maka kita pun hendaknya juga mau mengampuni dosa-dosa dan kesalahan sesama kita, dan memberi kesempatan untuk memperbaiki diri. Apabila kita mengampuni kesalahan orang lain maka Bapa akan mengampuni dosa-dosa kita. Sebaliknya bila kita mengingat-ingat dosa dan kesalahan sesama kita dan tidak mau mengampuni dosa-dosanya, maka Bapa juga tidak akan mengampuni dosa dan kesalahan kita.

Mengampuni itu sulit. Karena itu supaya kita dapat mengampuni kesalahan sesama kita, kita butuh rahmat Tuhan. Kita perlu memohon kekuatan dari Tuhan, Sang Maha Pengampun. Dengan mengampuni segala kebencian dan dendam yang ada pada diri kita menjadi sirna. Dengan mengampuni pula, kita akan beroleh pengampunan dari Bapa di Surga. Hidup kita menjadi lebih tenang dan bahagia.

Doa :

Allah Bapa Maha Pengampun berilah kami rahmat pengampunan agar kami mampu mengampuni kesalahan sesama kami. Tidak mengingat-ingat dosa mereka, melainkan mau memberi kesempatan kepada mereka untuk memperbaiki diri. Demi Kristus, Tuhan dan pengantara kami. Amin.

(RP. Titus Brandsma Pantjaja Adji Wilasa, O.Carm.)

VIDEO HIGHLIGHT

Sebuah katekese singkat "Kenaikan Tuhan Yesus" Oleh RP Titus Brandsma Pantjaja Adji Wiloso, O.Carm.