Maria Kusuma Karmel

Mengalami Kehadiran Allah bersama Maria, Bunda dan Kusuma Karmel

Sambutan Romo Paroki

Protokol Perlindungan Anak dan Dewasa Rentan

Informasi lebih lanjut

Pengumuman Gereja

KEGIATAN MENDATANG

Misa Harian

Hari Senin - Sabtu

  • 05.30 WIB

Misa Jumat Pertama

Hari Jumat Pertama Setiap Bulan

  • 19.30 WIB

Misa Minggu

Hari Sabtu

  • 16.30 WIB

Hari Minggu

  • 06.00 WIB
  • 08.30 WIB
  • 11.00 WIB
  • 16.30 WIB
  • 19.00 WIB - Misa Bernuansa Karismatik (tiap Minggu Ke-3)

Misa Online

Ditiadakan

RENUNGAN HARIAN

Sabtu 14 Februari 2026

Bacaan Liturgi : PW Santo Sirilus, Pertapa dan Metodius, Uskup, Sabtu, 14 Februari 2026

  • Bacaan Pertama : 1 Raja-raja 12:26-32; 13:33-34

  • Mazmur Tanggapan : R. Ingatlah akan daku, ya Tuhan, demi kemurahan-Mu terhadap umat.

  • Ayat Mazmur Tanggapan : Mzm 106:6-7a.19-22

  • Bait Pengantar Injil : Alleluya. Manusia hidup bukan saja dari makanan, melainkan juga dari setiap sabda Allah. Alleluya

  • Bacaan Injil : Markus 8:1-10

Tergerak oleh Belas kasihan

Banyak orang yang ketika melihat sesamanya menderita merasa kasihan dengan penderitaan mereka. Tetapi sayang tidak banyak dari mereka yang kemudian tergerak untuk mengulurkan tangan buat mereka. Tidaklah demikian dengan Yesus. Ketika Dia melihat orang banyak yang mengikuti-Nya selama tiga hari kelaparan, Dia tidak hanya merasa kasihan terhadap mereka, tetapi tergerak untuk membantu mereka. Melalui tujuh roti dan beberapa ikan yang diberikan para murid kepada-Nya,Yesus mempergandakan roti dan ikan tersebut sehingga dapat memberi makan empat ribu orang sampai kenyang, bahkan masih ada sisa potongan roti sebanyak tujuh bakul.

Menarik bahwa dalam proses perbanyakan roti dan ikan ini, Yesus tidak bekerja sendirian, tetapi juga melibatkan para murid-Nya untuk ambil bagian di dalamnya. Rupanya Yesus ingin agar para murid-Nya mau berbagi apa yang dimilikinya kepada sesama yang menderita. Bukan hanya milik mereka, tetapi juga tenaga mereka untuk orang banyak.

Memang apa yang mereka miliki tidak banyak. Hanya tujuh roti dan beberapa ikan. Namun karena mereka mau dengan tulus iklas mempersembahkan semuanya kepada Tuhan Yesus untuk dibagikan kepada orang banyak, maka Tuhan Yesus berkenan mempergandakan roti dan ikan yang sedikit itu, sehingga dapat mengenyangkan orang banyak.

Seperti para murid kita pun diajak Yesus membantu Dia memberikan makanan kepada orang banyak. Bukan hanya makanan jasmani, tetapi lebih-lebih makanan rohani. Memang tidak mudah untuk melayani mereka yang datang kepada kita. Ada banyak masalah, kesulitan dan tantangan yang kita hadapi dalam melayani mereka. Sementara kemapuan kita terbatas. Namun kita tidak boleh pesimis. Asal kita mau memberikan apa apa yang kita miliki, walaupun terbatas kepada Tuhan Yesus bagi mereka yang lapar dan haus akan makanan dan minuman rohani, maka Yesus akan memberkati usaha kita, sehingga akhirnya kita mampu mengenyangkan mereka yang lapar akan makanan rohani berkat pelayanan kita.

(RP. Titus Brandsma Pantjaja Adji Wilasa, O.Carm.)

VIDEO HIGHLIGHT

Sebuah katekese singkat "Merayakan Pertobatan" Oleh Romo Agustinus Ari Pawarto O.Carm