Maria Kusuma Karmel

Mengalami Kehadiran Allah bersama Maria, Bunda dan Kusuma Karmel

Sambutan Romo Paroki

Protokol Perlindungan Anak dan Dewasa Rentan

Informasi lebih lanjut

Pengumuman Gereja

KEGIATAN MENDATANG

Misa Harian

Hari Senin - Sabtu

  • 05.30 WIB

Misa Jumat Pertama

Hari Jumat Pertama Setiap Bulan

  • 19.30 WIB

Misa Minggu

Hari Sabtu

  • 16.30 WIB

Hari Minggu

  • 06.00 WIB
  • 08.30 WIB
  • 11.00 WIB
  • 16.30 WIB
  • 19.00 WIB - Misa Bernuansa Karismatik (tiap Minggu Ke-3)

Misa Online

Ditiadakan

RENUNGAN HARIAN

Minggu 12 April 2026

Bacaan Liturgis – Hari Minggu Prapaskah II, Minggu Kerahiman Ilahi, Minggu, 12 April 2026

  • Bacaan Pertama: Kisah Para Rasul 2:42-47

  • Mazmur Tanggapan: Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab Ia baik. Kekal abadi kasih setia-Nya

  • Ayat Mazmur Tanggapan: Mazmur 118:2-4.13-15.22-24

  • Bacaan Kedua: 1 Petrus 1 :3-9

  • Ayat Bait Pengantar Injil: Alleluya. Karena telah melihat Aku, Tomas, maka engkau percaya; Berbahagialah yang tidak melihat, namun percaya. Alleluya

  • Bacaan Injil: Yohanes 20:19-31

Kerahiman dan Pengampunan Tuhan Tak Terbatas

Peristiwa penyaliban Yesus di puncak Golgota memberikan banyak refleksi dan permenungan yang sangat mendalam bagi kita. Sifat munafik para ahli taurat dan orang Farisi memberikan pelajaran bagi kita bahwa rasa benci dan dendam yang berlebihan, serta ketakutan kehilangan pengaruh ditengah masyarakat membuat manusia bisa kehilangan hati Nurani untuk menghasut banyak orang berbuat jahat dan pembunuhan. Perilaku para rasul yang mendangkal imannya serta memiliki sifat penakut menghadapi banyak tekanan orang banyak, membuat mereka tega untuk menyangkal Yesus dan lari ketakutan dan bersembunyi. Kita juga bisa melihat beberapa kaum perempuan termasuk Bunda Maria ibu Yesus yang dengan sangat tangguh, berani dan setia menemani Yesus sampai disalibkan di puncak Kalvari. Pada hari ketiga setelah wafat Yesus di salib, Yesus bangkit dan menampakkan diri kepada para rasul. Yesus datang menjumpai para rasul tidak membawa sikap marah, kecewa, dendam dan rasa benci. Setiap kali Dia menampakkan diri, sapaan pertama yang Yesus katakan ialah: “Damai Sertamu”. Sebuah sapaan yang mengungkapan pengampunan, persahabatan dan pengharapan akan masa depan persekutuan orang-orang kristiani.

Peristiwa kebangkitan Yesus memberikan refleksi yang sangat mendalam bahwa kita bahwa Yesus sungguh-sungguh Allah yang menampakkan wajah Allah Bapa yang sebenar-benarnya di dunia ini. Kebangkitan Kristus dan sapaan-Nya kepada manusia kembali setelah disalibkan, menunjukkan kepada kita akan kerahiman Allah yang tak terbatas. Allah kita adalah Allah yang penuh belas kasih, penuh kerahiman dan pengampunan. Ketika manusia banyak berbuat dosa, berbuat provokasi dan persekongkolan jahat terhadap Tuhan dan sesama, Allah tetap memberikan pengampunan dan sabar menantikan pertobatan kita. Betapa kita bersyukur memiliki Allah yang penuh bekas kasih dan maha pengampun. Semoga kerahiman-Nya mendorong kita untuk serius menjalankan pertobatan kita terus-menerus.

@RP. Tinto Hasugian O. Carm

VIDEO HIGHLIGHT

Video Ucapan Selamat Paskah Dari Romo Romo Paroki Meruya