Bacaan Liturgis – PW Santa Katarina dari Siena - Perawan dan Pujangga Gereja, Rabu, 29 April 2026
Bacaan Pertama: Kisah Para Rasul 12:24-13:5a
Mazmur Tanggapan: Kiranya bangsa-bangsa bersyukur kepada-Mu, ya Tuhan; kiranya bangsa-bangsa semuanya bersyukur kepada-Mu.
Ayat Mazmur Tanggapan: Mazmur 67:2-3.5.6.8
Ayat Bait Pengantar Injil: Alleluya. Akulah terang dunia, sabda Tuhan, barangsiapa mengikut Aku, ia akan mempunyai terang hidup. Alleluya
Bacaan Injil: Yohanes 12:44-50
Menjadi Penerang Dan Pembawa Damai
Saudari dan saudaraku yang terkasih, hari ini Gereja Katolik si seluruh dunia merayakan peringatan seorang kudus, Santa Katarina dari Siena. Dia lahir tahun 1347 di kota Siena dan berasal dari keluarga yang sederhana. Meskipun tidak pernah mengecap pendidikan formal dan kurang pandai menulis, akan tetapi dia memiliki kebijaksanaan yang luar biasa. Kata-kata yang keluar dari mulutnya sepertinya datang dari Allah sendiri sehingga dia pantas disebut sebagai paus. Situasi dunia dan Gereja pada saat dia hidup mengalami dekadensi moral sehingga mendorong dia unutk berbuat sesuatu bagi dunia dan bagi Gerejanya.
Santa Katarina bahkan mengalami semacam ‘penglihatan’ agar dia tampil ke depan untuk menyurati dan memberi masukan-masukan kepada paus sebagai pemimpin tertinggi Gereja, para uskup dan para raja (penguasa) guna tampil di garda depan untuk memperbaiki keadaan masyarakat dan keadaan hidup menggeeja. Karena kebijaksanaan dan wibawanya yang besar, dia berhasil membujuk agar paus yang selama ini tinggal di Avignon, Perancis untuk kembali ke Roma sebagai kota abadi dan pusat pasar.
Injil hari ini Yesus bersabda, “Aku telah datang ke dunia sebagai terang, supaya setiap orang yang percaya kepada-Ku, jangan tinggal di dalam Kegelapan.”. Santa Katarina sungguh sangat menghayati dan menghidupi kata-kata Yesus ini. Dia tampil seperti terang bagi dunia ini agar dunia ini tidak lagi diliputi kegelapan. Maka mari dengan rendah hati mengambil sikap batin sebagaimana Santa Katarina mengambil sifatnya. Mari hidup seperti santa Katarina dari Siena menjadi terang dan pembawa damai. Setiap kata-kata yang keluar dari mulut santa Katarina selalu mengajarkan kasih, karena hidupnya secara penuh dipersembahkan kepada Tuhan secara total.
@RP. Tinto Hasugian O. Carm