Maria Kusuma Karmel

Mengalami Kehadiran Allah bersama Maria, Bunda dan Kusuma Karmel

Sambutan Romo Paroki

Protokol Perlindungan Anak dan Dewasa Rentan

Informasi lebih lanjut

Pengumuman Gereja

KEGIATAN MENDATANG

Misa Harian

Hari Senin - Sabtu

  • 05.30 WIB

Misa Jumat Pertama

Hari Jumat Pertama Setiap Bulan

  • 19.30 WIB

Misa Minggu

Hari Sabtu

  • 16.30 WIB

Hari Minggu

  • 06.00 WIB
  • 08.30 WIB
  • 11.00 WIB
  • 16.30 WIB
  • 19.00 WIB - Misa Bernuansa Karismatik (tiap Minggu Ke-3)

Misa Online

Ditiadakan

RENUNGAN HARIAN

Senin 23 Februari 2026

Bacaan Liturgi : Pekan I Prapaskah, Senin 23 Februari 2026

  • Bacaan Pertama : Imamat 19:1-2.11-18

  • Mazmur Tanggapan : R. Sabda-Mu, ya Tuhan, adalah roh dan kehidupan.

  • Ayat Mazmur Tanggapan : Mazmur 19:8.9.10.15

  • Bait Pengantar Injil : Terpujilah Kristus Tuhan, Raja mulia dan kekal. Waktu ini adalah waktu perkenanan, hari ini adalah hari penyelamatan. Terpujilah.

  • Bacaan Injil : Matius 25:31-46

Peduli pada yang Hina

Yesus yang menebus dosa umat manusia lewat kurban salib-Nya. Yesus yang sama itu pula yang pada akhir zaman nanti akan datang untuk mengadili umat manusia. Kalau dahulu Ia datang ke dunia sebagai manusia yang hina, pada kedatangan-Nya yang kedua, Dia datang sebagai raja, bahkan sebagai hakim dalam kemuliaan-Nya yang diberi kuasa oleh Bapa untuk mengadili umat manusia. Baik yang jahat maupun yang baik.

Pada saat itu umat manusia diadili bukan didasarkan atas prestasi, kedudukan maupun kekayaan yang dimilikinya. Juga bukan hanya dinilai dari sejauh mana kita tidak berbuat jahat terhadap sesama kita, tetapi lebih dinilai dari sejauh mana kita telah peduli terhadap sesama yang hina, miskin dan mendertita. Sejauh mana kita telah membantu dan memperlakukan orang kecil atau orang miskin secara manusiawi. Karena segala sesuatu yang kita lakukan untuk sesama kita yang hina, itu sama saja kita melakukannya untuk Yesus (Mat 25:40).

Menarik bahwa di sini Yesus mau menyamakan diri-Nya dengan orang miskin dan menderita, yang selama ini sering diperlakukan secara tidak manusiawi oleh mereka yang memiliki kekuatan atau kekuasaan. Ini menunjukkan bahwa Yesus mau solider dan peduli terhadap mereka yang miskin dan menderita. Itu berarti mereka yang peduli terhadap sesamanya yang miskin dan hina, mereka peduli terhadap Yesus. Dengan demikian mereka digolongkan sebagai orang-orang yang diberkati oleh Bapa dan diperkenankan memasuki kebahagiaan dalam Kerajaan Sorga (Mat 25:34).

Sebaliknya mereka yang tidak peduli, bahkan menindas orang miskin dan menderita, mereka tidak peduli pada Yesus (Mat 25:45). Nah orang semacam ini yang termasuk dalam golongan orang-orang yang celaka, yang akan mengalami siksaan yang kekal, tetapi orang benar ke dalam hidup yang kekal (Mat 25:46).

Bagaimana dengan kita, apakah selama ini kita telah menunjukkan kepedulian kita kepada orang miskin dan menderita, termasuk mereka yang sakit dan berbeban berat? Sudahkah kita menggaji karyawan kita secara layak? Menghormati dan menghargai mereka ataukah memperlakukan mereka secara tidak manusiawi? Kalau ini yang terjadi, bisa-bisa kita termasuk golongan orang-orang celaka yang menerima hukuman dari Bapa di Sorga.

Karena itu marilah kita berusaha untuk lebih peduli terhadap sesama yang miskin dan menderita, agar kelak kita dapat termasuk dalam golongan orang-orang yang diberkati Tuhan Yesus, dan diperkenankan untuk memasuki Kerajaan Sorga. Amin.

Marilah berdoa :

Allah Bapa kami yang Mahabaik, bantu kami agar pada masa prapaskah ini kami mau menunjukkan kepedulian kami kepada orang yang miskin dan menderita. Mau meringankan penderitaan mereka dengan mengunjungi, menghibur, menguatkan dan mengulurkan tangan buat mereka, agar mereka merasa terhibur, dan bisa keluar dari penderitaan dan kesulitan yang mereka alami. Dan kelak kami boleh berharap termasuk dalam golongan orang-orang yang terberkati yang Kauperkenankan masuk dalam Kerajaan-Mu. Demi Kristus, Tuhan dan pengantara kami.

(RP. Titus Brandsma Pantjaja Adji Wilasa, O.Carm.)

VIDEO HIGHLIGHT

Sebuah katekese singkat "Harmoni Seluruh Ciptaan" Oleh Romo Agustinus Ari Pawarto O.Carm