Maria Kusuma Karmel

Mengalami Kehadiran Allah bersama Maria, Bunda dan Kusuma Karmel

Sambutan Romo Paroki

Protokol Perlindungan Anak dan Dewasa Rentan

Informasi lebih lanjut

Pengumuman Gereja

KEGIATAN MENDATANG

Misa Harian

Hari Senin - Sabtu

  • 05.30 WIB

Misa Jumat Pertama

Hari Jumat Pertama Setiap Bulan

  • 19.30 WIB

Misa Minggu

Hari Sabtu

  • 16.30 WIB

Hari Minggu

  • 06.00 WIB
  • 08.30 WIB
  • 11.00 WIB
  • 16.30 WIB
  • 19.00 WIB - Misa Bernuansa Karismatik (tiap Minggu Ke-3)

Misa Online

Ditiadakan

RENUNGAN HARIAN

Sabtu 07 Februari 2026

Bacaan Liturgi : Pekan Biasa IV, Hari Sabtu Imam, Sabtu, 7 Februari 2026

  • Bacaan Pertama : 1 Raja-raja 3:4-13

  • Mazmur Tanggapan : R. Ajarkanlah ketetapan-Mu kepadaku, ya Tuhan.

  • Ayat Mazmur Tanggapan : Mzm 119:9-14

  • Bait Pengantar Injil : Alleluya. Domba-domba-Ku mendengar suara-Ku, sabda Tuhan. Aku mengenal mereka, dan mereka mengikuti Aku. Alleluya.

  • Bacaan Injil : Markus 6:30-34

Tempat yang Sunyi

Kesibukan dan permasalahan dalam pekerjaan dan pelayanan tak jarang membuat orang lelah, baik jasmani maupun rohani. Karena itu orang perlu beristirahat atau refreshing dengan berlibur ke tempat wisata atau pergi ke tempat yang sunyi untuk menjalani retret atau rekoleksi, baik secara pribadi maupun bersama.

Hal yang sama juga dialami oleh Yesus dan para murid-Nya. Pelayanan mereka yang begitu padat membuat mereka tidak sempat untuk makan dan beristirahat, sehingga membuat mereka merasa lelah secara jasmani maupun rohani. Karena itu Yesus mengajak mereka untuk pergi ke tempat yang sunyi. Bukan hanya supaya mereka bisa sendirian, beristirahat sejenak, tetapi juga supaya mereka bisa mengevaluasi pelayanan mereka selama ini.

Dan memang dengan mengasingkan diri ke tempat yang sunyi untuk beristirahat, mereka dapat memperoleh kesegaran dan kekuatan yang baru untuk dapat kembali melaksanakan tugas pelayanan mereka. Mereka juga dapat mengevaluasi dan merefleksikan pelayanan mereka selama ini, sehingga mereka dapat lebih meningkatkan kualitas pelayanan mereka.

Seringkali orang memandang tindakan menarik diri dari kesibukan dan pergi ke tempat yang sunyi adalah suatu kesia-siaan karena dianggap tidak berbuat apa-apa, menghabiskan waktu dengan percuma, tidak produktif dan sebagainya. Padahal justru dari pengalaman dengan menarik diri dari kesibukan dan pergi ke tempat yang sunyi untuk menjalani retret atau rekoleksi, orang akan memperoleh kesegaran rohani dan jasmani. Dalam keheningan orang dapat berpikir dengan jernih dan tenang, sehingga dapat melihat segala sesuatu secara obyektif. Dapat menyelesaikan permasalahan dan merencanakan segala sesuatu dengan baik. Dalam keheningan orang dapat menemukan ide-ide baru yang segar, yang berguna untuk pekerjaan dan pelayanannya ke depan.

Namun lebih dari itu, dalam keheningan orang dapat merasakan kehadiran Tuhan yang hidup. Dapat menjalin relasi yang mesra dan hangat dengan Tuhan, dapat mengetahui kehendak-Nya dalam hidup kita. Dan dapat menimba kekuatan rohani dari Tuhan, sehingga sepulang kita dari retret, kita memiliki kekuatan dan kesegaran yang baru untuk melaksanakan tugas, pekerjaan dan pelayanan kita.

(RP. Titus Brandsma Pantjaja Adji Wilasa, O.Carm.)

VIDEO HIGHLIGHT

Sebuah katekese singkat "Merayakan Pertobatan" Oleh Romo Agustinus Ari Pawarto O.Carm