Maria Kusuma Karmel

Mengalami Kehadiran Allah bersama Maria, Bunda dan Kusuma Karmel

Sambutan Romo Paroki

Protokol Perlindungan Anak dan Dewasa Rentan

Informasi lebih lanjut

Pengumuman Gereja

KEGIATAN MENDATANG

Misa Harian

Hari Senin - Sabtu

  • 05.30 WIB

Misa Jumat Pertama

Hari Jumat Pertama Setiap Bulan

  • 19.30 WIB

Misa Mingguan

Hari Sabtu

  • 16.30 WIB
  • 19.00 WIB - Misa Bernuansa Karismatik (setiap Sabtu Pertama setiap bulan)

Hari Minggu

  • 06.00 WIB
  • 08.30 WIB
  • 11.00 WIB
  • 16.30 WIB

Misa Online

Ditiadakan

RENUNGAN HARIAN

Jumat 30 Oktober 2026

Bacaan Liturgis โ€“ Hari Biasa Pekan XXX, Jumat, 30 Oktober 2026

  • Bacaan Pertama: Filipi 1:1-11

  • Mazmur Tanggapan: Besarlah perbuatan-perbuatan Tuhan.

  • Ayat Mazmur Tanggapan: Mzm 111:1-2.3-4.5-6

  • Bait Pengantar Injil: Alleluya. Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku, sabda Tuhan; Aku mengenal mereka, dan mereka mengikuti Aku. Alleluya.

  • Bacaan Injil: Lukas 14:1-6

Berbuat Kasih Adalah Nilai Hidup Kristiani Yang Tertinggi

Kehadiran Kristus ke dunia ini pertama-tama dan utama yang Dia hidupi dan ajarkan adalan ajaran cinta kasih. Dialah yang mencetuskan hukum kencana (aturan emas) yang mengatakan, โ€œPerbuatlah kepada orang lain apa yang ingin orang lain perbuat kepadamu dan jangan berbuat kepada orang lain apa yang orang lain tidak ingin dibuat kepadamu.โ€ Ajaran ini menuntun kita untuk sadar bahwa hidup bersama yang sejati dan indah itu adalah hidup di dalam belas kasih, saling melegakan dan menyempurnakan satu dengan yang lain. Inilah yang menjadi tujuan inti hidup bersama kita sebagai seorang kristiani. Memang dalam hidup bersama, agar semua pribadi dapat terjamin hak dan kewajibannya serta terakomodir dan terlaksana dengan baik dan adil, maka perlu ada hukum dan aturan. Hukum aturan itu perlu dilaksanakan sejauh itu membantu setiap orang sadar akan tugas dan tanggung jawabnya. Hukum dan aturan harus ditempatkan dan diperlakukan secara proporsional dalam hidup bersama sehingga jangan sampai manusia jatuh kepada kesucian palsu yang mendangkal. Hidup menjadi kaku dan tidak manusiawi.

Akan tetapi sebagai orang kristiani, Yesus mengajak kita hidup untuk tidak terjebak pada mentalitas hidup legal dan ritualistik semata. Kebutuhan tidak mengenal hukum. Seperti dalam kisah Injil hari ini, ada seseorang yang sedang sakit busung air yang menderita datang kepada Yesus untuk disembuhkan. Meskipun hari itu adalah hari Sabat, karna kebutuhan mendesak untuk sembuh pada orang yang sakit tersebut lebih penting daripada aturan hari Sabat tidak boleh menyembuhkan, maka Yesus lebih memilih berbuat belas kasih dan cinta daripada sekedar mentaati aturan. Aturan dan hukum bisa dikesampingkan ketika nilai yang lebih tinggi yaitu menyelamatkan nyawa orang dan perbuatan kasih lebih mendesak untuk dilaksanakan. Maka mari belajar dari Yesus untuk tidak terlalu kaku dan tidak jatuh pada mentalitas legalistik-formal sehingga hati nurani kita menjadi tumpul sehingga tak mampu melakukan kebaikan dan cinta kasih. Cinta kasih dan belas kasih harus menjadi nada dasar dari sikap hidup kita sehari-hari sebab itulah hukum dan aturan tertinggi yang paling penting untuk diprioritaskan dalam hidup bersama kita.

@RP Tinto Hasugian O. Carm

VIDEO HIGHLIGHT

Sebuah katekese singkat "Kenaikan Tuhan Yesus" Oleh RP Titus Brandsma Pantjaja Adji Wiloso, O.Carm.