Maria Kusuma Karmel

Mengalami Kehadiran Allah bersama Maria, Bunda dan Kusuma Karmel

Sambutan Romo Paroki

Pengumuman Gereja

KEGIATAN MENDATANG

Misa Harian

Hari Senin - Sabtu

  • 05.30 WIB

Misa Jumat Pertama

Hari Jumat Pertama Setiap Bulan

  • 19.30 WIB

Misa Minggu

Hari Sabtu

  • 16.30 WIB

Hari Minggu

  • 06.00 WIB
  • 08.30 WIB
  • 11.00 WIB
  • 16.30 WIB
  • 19.00 WIB - Misa Bernuansa Karismatik (tiap Minggu Ke-3)

Misa Online

Ditiadakan

RENUNGAN HARIAN

Rabu 07 Januari 2026

Bacaan Liturgis – Hari Biasa Sesudah Penampakan Tuhan, Rabu, 07 Januari 2026

  • Bacaan Pertama: 1 Yohanes 4:11-18

  • Mazmur Tanggapan: Segala bangsa di bumi, ya Tuhan, sujud menyembah kepada-Mu.

  • Ayat Mazmur Tanggapan: Mzm 72:1-2.10-11.12-13

  • Bait Pengantar Injil: Alleluya. Terpujilah Engkau, Kristus, yang diwartakan kepada para bangsa! Terpujilah Engkau, Kristus, yang diimani oleh seluruh dunia. Alleluya.

  • Bacaan Injil: Markus 6:45-52

Renungan Singkat :

Bersama Yesus segala Kecemasan Kita Berakhir dengan Kelegaan

Setelah Yesus memberi kelegaan kepada banyak orang (sampai dengan lima ribu orang lebih) dengan memberi mereka makan, Yesus menyuruh para murid-Nya naik perahu untuk menyeberang lewat danau menuju ke Betsaida. Di tengah danau, perahu para rasul kena badai angin sakal. Kapal mereka hampir tenggelam. Para murid merasakan takut dan kecemasan yang luar biasa. Pada saat kecemasan dan ketakutan inilah Tuhan Yesus datang secara luar biasa dan di luar nalar manusia dengan berjalan di atas air danau. Ironisnya para murid ketika melihat Yesus berjalan di atas air mereka mengira bahwa Dia adalah hantu. Memang begitulah pengalaman kita manusia. Di saat-saat sulit, cemas dan banyak persoalan, kadang sulit kita melihat dengan jelas kehadiran Tuhan. Pandangan iman kita menjadi kabur dan mulai percaya pada hal-hal yang tidak ada kaitan dengan Allah.

Mestinya para murid sejak awal memiliki kesadaran yang mendalam, bahwa yang menyuruh mereka menyeberang danau itu menuju Betsaida adalah Kristus. Ketika Kristus yang menuntun dan mengarahkan, kita harus sungguh yakin dan percaya bahwa itu adalah jalan keselamatan dan jalan suka cita, bukan jalan menuju malapetaka. Tuhan selalu membawa kita ke jalan suka cita dan jalan penuh rahmat. Maka kita harus menaruh kepercayaan penuh kepada Kristus yang menuntun dan mengarahkan hidup kita.

Kata-kata Yesus yang penuh wibawa dan karisma berkata, “Tenanglah ! Aku ini, jangan takut !” membuat para murid menjadi sadar dan mengenal Yesus sesungguhnya. Memang hanya kepada Tuhan saja hati kita menemukan ketenangan. Maka kita jangan pernah takut pada apapun dan bersandar hanya pada Tuhan Yesus saja. Melalui Dia kita menemukan kelegaan dan kepastian bahwa hidup kita dalam perlindungan dan penyelenggaraan-Nya.

[RP Yohanes Tinto Tiopano Hasugian, O.Carm]

VIDEO HIGHLIGHT

Sebuah katekese singkat "Merayakan Pertobatan" Oleh Romo Agustinus Ari Pawarto O.Carm