Maria Kusuma Karmel

Mengalami Kehadiran Allah bersama Maria, Bunda dan Kusuma Karmel

Sambutan Romo Paroki

Protokol Perlindungan Anak dan Dewasa Rentan

Informasi lebih lanjut

Pengumuman Gereja

KEGIATAN MENDATANG

Misa Harian

Hari Senin - Sabtu

  • 05.30 WIB

Misa Jumat Pertama

Hari Jumat Pertama Setiap Bulan

  • 19.30 WIB

Misa Minggu

Hari Sabtu

  • 16.30 WIB

Hari Minggu

  • 06.00 WIB
  • 08.30 WIB
  • 11.00 WIB
  • 16.30 WIB
  • 19.00 WIB - Misa Bernuansa Karismatik (tiap Minggu Ke-3)

Misa Online

Ditiadakan

RENUNGAN HARIAN

Selasa 14 April 2026

Bacaan Liturgis – Selasa Pekan II Paskah, Selasa, 14 April 2026

  • Bacaan Pertama: Kisah Para Rasul 4:32-37

  • Mazmur Tanggapan: Berbahagialah semua orang yang berlindung pada-Mu, ya Tuhan

  • Ayat Mazmur Tanggapan: Mazmur 93:1ab.1c-2.5

  • Ayat Bait Pengantar Injil: Alleluya. Anak manusia harus ditinggikan supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal. Alleluya

  • Bacaan Injil: Yohanes 3:7-15

Mulai Serius Memikirkan Hal-Hal Yang Spiritual

Hidup kita di dunia ini adalah sebuah peziarahan. Peziarahan kita adalah peziarahan rohani yang sadar hidup kita berasal dari Tuhan dan berjalan menuju kepada persatuan dengan Tuhan. Persatuan dengan Tuhan inilah yang menjadi kerinduan terdalam setiap umat beriman. Nikodemus seorang pemimpin Yahudi, seorang pribadi yang rendah hati dan ingin terus-menerus memperbaharui diri untuk semakin memiliki iman yang sejati. Dia memang sungguh-sungguh memiliki karakter dan sikap yang berbeda dengan para ahli taurat, imam-imam kepala dan orang Farisi lainnya. Keinginan Nikodemus untuk bertumbuh dan berkembang dalam iman dia tunjukkan dengan mohon pengajaran dan pembaharuan iman kepada Kristus.

Yesus menganalogikan ketika peristiwa Musa meninggikan ular di padang gurun dengan peristiwa Dia kelak akan ditinggikan dengan digantung di kayu salib adalah jalan menuju penebusan dan keselamatan manusia. Dengan cara itulah Kristus menebus dosa-dosa kita dan menjadi manusia baru. Nikodemus dengan rendah hati mau menerima kebaruan iman ini, serta berani untuk meninggalkan pemahaman imannya yang selama ini belum sungguh-sungguh membawanya kepada jalan yang benar akan pertemuan dengan TUHAN.

Melalui Nikodemus kita bisa belajar bahwa hidup kita harus terus bertumbuh hari demi hari demi pertumbuhan iman yang sejati. Kita tidak boleh merasa cepat puas akan iman kita yang sudah ‘terasa pakem’ dan terlalu asik dengan zona nyaman itu. Hari demi hari kita harus terus berusaha mendekati Allah dengan serius dan penuh kreatifitas agar kita dapat memaknai hari-hari hidup kita semakin hari semakin mendalam. hanya oran yang serius mencari pengalaman akan Allah yang akan bertemu dengan Tuhan. Di situlah kita akan mengalami transformasi hidup.

@RP. Tinto Hasugian O. Carm

VIDEO HIGHLIGHT

Video Ucapan Selamat Paskah Dari Romo Romo Paroki Meruya