Maria Kusuma Karmel

Mengalami Kehadiran Allah bersama Maria, Bunda dan Kusuma Karmel

Sambutan Romo Paroki

Pengumuman Gereja

KEGIATAN MENDATANG

Misa Harian

Hari Senin - Sabtu

  • 05.30 WIB

Misa Jumat Pertama

Hari Jumat Pertama Setiap Bulan

  • 19.30 WIB

Misa Minggu

Hari Sabtu

  • 16.30 WIB

Hari Minggu

  • 06.00 WIB
  • 08.30 WIB
  • 11.00 WIB
  • 16.30 WIB
  • 19.00 WIB - Misa Bernuansa Karismatik (tiap Minggu Ke-3)

Misa Online

Ditiadakan

RENUNGAN HARIAN

Sabtu 24 Januari 2026

Bacaan Liturgis โ€“ PW Santo Fransiskus dari Sales, Uskup dan Pujangga Gereja, Sabtu, 24 Januari 2026

  • Bacaan Pertama: 2 Samuel 1:1-4.11-12.19.23-27

  • Mazmur Tanggapan: Buatlah wajah-Mu bersinar, ya Tuhan, maka kami akan selamat.

  • Ayat Mazmur Tanggapan: Mzm 80:2-3.5-7

  • Bait Pengantar Injil: Alleluya. Bukalah hati kami, ya Allah, agar dapat memperhatikan sabda anak-Mu. Alleluya.

  • Bacaan Injil: Markus 3:20-21

Renungan Singkat : 

Terlalu Asyik di Zona Nyaman

Manusia umumnya ketika sudah berada pada zona nyaman dan mapan, akan selalu mempertahankan situasi itu tetap konsisten dan tidak berubah. Ketika ada gerakan atau upaya untuk merubah situasi mapan dan nyaman ini, maka cenderung akan menolaknya dan bahkan menghalalkan segala cara untuk terus berada pada situasi itu. Begitulah sikap dan mentalitas hidup yang dipraktekkan oleh para ahli taurat, orang Farisi dan imam-imam kepala di jaman Yesus hidup. Selama ini hidup mereka terlalu nyaman sebagai tokoh umat dan pemuka agama Yahudi. Mereka sering tampil sebagai pusat segala pengetahuan tentang agama dan adat istiadat Yahudi sehingga mereka jatuh kepada kesucian palsu dan kemunafikan.

Kedatangan Kristus di tengah-tengah kehidupan bangsa Israel waktu itu membuka cakrawala pemahaman yang baru bagi kaum Yahudi bagaimana beriman yang benar dan sejati. Ajaran dan kebaruan beriman yang diajarkan oleh Yesus membuat pengajaran-pengajaran yang selama ini dikuasai oleh para ahli taurat, orang-orang Farisi dan para imam kepala menjadi tersudut dan kurang menarik bagi umat yang mendengarnya. Jelas kedatangan Kristus mengancam stabilitas hidup dan kedudukan mereka yang sudah nyaman selama ini. Maka segala macam cara dibuat oleh mereka untuk menghasut Yesus. Secara keji mereka membuat gossip dan opini busuk bahwa Kristus itu dianggap sudah tidak waras lagi. Sebuah tindakan jahat, hanya demi untuk mempertahankan gengsi dan harga diri mereka agar tetap dihargai dan didengarkan.

Dalam hidup ini, kita harus memiliki sikap terbuka dan rendah hati untuk menerima hal-hal yang baru yang lebih baik untuk membuat kita untuk semakin bertumbuh dan berkembang dalam kedewasaan berpikir dan beriman. Kita tidak boleh โ€˜alergiโ€™, atau menutup diri akan hal-hal yang baru yang lebih baik demi kemajuan hidup iman kita. Maka harus berani keluar dari zona nyaman kita dan siap sedia untuk terus dibentuk dan diperkaya dengan pengajaran yang baru yang lebih baik yang kita terima dari manapun dalam setiap perjalanan hidup kita. Semoga mentalitas orang farisi dan ahli taurat yang selalu iri dan dengki terhadap kebaruan yang diajarkan oleh Yesus, jangan kita biarkan bertumbuh di hati kita. Santo Fransiskus de Sales yang kita peringati hari ini terinspirasi dari Kristus. Sebagai imam, ia dengan sangat semangat dan penuh kecerdasan membaktikan dirinya untuk kepentingan Gereja dan kebenaran iman yang jernih meskipun akhirnya mendapat banyak rintangan dan mengancam nyawanya.

[RP Yohanes Tinto Tiopano Hasugian, O.Carm]

VIDEO HIGHLIGHT

Sebuah katekese singkat "Merayakan Pertobatan" Oleh Romo Agustinus Ari Pawarto O.Carm