Maria Kusuma Karmel

Mengalami Kehadiran Allah bersama Maria, Bunda dan Kusuma Karmel

Sambutan Romo Paroki

Protokol Perlindungan Anak dan Dewasa Rentan

Informasi lebih lanjut

Pengumuman Gereja

KEGIATAN MENDATANG

Misa Harian

Hari Senin - Sabtu

  • 05.30 WIB

Misa Jumat Pertama

Hari Jumat Pertama Setiap Bulan

  • 19.30 WIB

Misa Minggu

Hari Sabtu

  • 16.30 WIB

Hari Minggu

  • 06.00 WIB
  • 08.30 WIB
  • 11.00 WIB
  • 16.30 WIB
  • 19.00 WIB - Misa Bernuansa Karismatik (tiap Minggu Ke-3)

Misa Online

Ditiadakan

RENUNGAN HARIAN

Rabu 01 Juli 2026

Bacaan Liturgis – Pekan Biasa XIII, Rabu, 1 Juli 2026

  • Bacaan Pertama: Nubuat Amos 5:14-15.21-24
    Mazmur Tanggapan: Siapa berlaku jujur akan menyaksikan keselamatan yang dari Allah.
    Ayat Mazmur Tanggapan: Mzm 50:7.8-9.10-11.12-13.16bc-17
    Ayat Bait Pengantar Injil: Alleluya. Sabda-Mu adalah roh dan kehidupan; Engkau mempunyai sabda kehidupan kekal. Alleluya.
    Bacaan Injil: Matius 8:28-34

Kerajaan Allah Hadir Ketika Kuasa Setan Dihalau

Sejak kedatangan Kristus ke dunia ini dua ribu tahun yang lalu, maka Kerajaan Allah mulai dinyatakan kepada semua manusia. Kerajaan Allah itu tampak di dunia ketika Allah sungguh-sungguh jelas meraja atas dunia ini dan atas semua manusia. Kerajaan Allah sudah datang tetapi belum defenitif dan sempurna kedatangan Kerajaan Allah ini. Nanti pada akhir jaman Kerajaan Allah akan defenitif dan sempurna ketika Tuhan Allah melaksanakan β€˜pengadilan yang terakhir’ untuk kita manusia.

Injil hari ini Yesus menunjukkan kuasa Kerajaan Allah itu dengan kemampuan mengusir kuasa setan yang menguasai seseorang. Roh setan yang merasuki orang tersebut membuatnya menderita serta tidak memiliki kuasa dan kendali lagi atas dirinya sendiri. Yesus dengan penuh kuasa dan daya menghardik dan mengusir setan sebagai gambaran bahwa Kerajaan Allah sungguh nyata dalam diri Kristus.

Dalam kehidupan kita sehari-hari, ketika batin dan jiwa kita lemah, maka akan mudah diombang-ambing kekuatan jahat dan kuasa setan. Situasi demikian akan membuat kita sangat menderita, tidak mampu memiliki kuasa dan kebebasan atas diri sendiri. Dengan demikian kebaikan dan hati yang terarah kepada hal-hal Ilahi tentu akan sulit dicapai.

Kekuasaan dan godaan setan selalu datang menggoda dan berusaha menjerumuskan kita untuk semakin hari semakin menjauh dari kesucian dan kebaikan. Maka mari terus-menerus mengarahkan hati, budi dan jiwa kita kepada hal-hal yang Ilahi serta hidup di dalam Sabda Allah yang membebaskan. Agar dengan demikian, hati yang terarah kepada Tuhan serta Sabda Tuhan menjadi penerang dan kekuatan bagi kita untuk menjalankan kehidupan ini hari demi hari dengan penuh rasa damai dan suka cita. Situasi damai, suka cita dan kasih yang tulus dalam praktek hidup sehari-harilah yang menjadi dasar bagi kita untuk berpartisipasi juga mewujudkan Kerajaan Allah di muka bumi ini.

@Rm. Tinto Hasugian O. Carm

VIDEO HIGHLIGHT

Sebuah katekese singkat "Kenaikan Tuhan Yesus" Oleh RP Titus Brandsma Pantjaja Adji Wiloso, O.Carm.