Maria Kusuma Karmel

Mengalami Kehadiran Allah bersama Maria, Bunda dan Kusuma Karmel

Sambutan Romo Paroki

Protokol Perlindungan Anak dan Dewasa Rentan

Informasi lebih lanjut

Pengumuman Gereja

KEGIATAN MENDATANG

Misa Harian

Hari Senin - Sabtu

  • 05.30 WIB

Misa Jumat Pertama

Hari Jumat Pertama Setiap Bulan

  • 19.30 WIB

Misa Minggu

Hari Sabtu

  • 16.30 WIB

Hari Minggu

  • 06.00 WIB
  • 08.30 WIB
  • 11.00 WIB
  • 16.30 WIB
  • 19.00 WIB - Misa Bernuansa Karismatik (tiap Minggu Ke-3)

Misa Online

Ditiadakan

RENUNGAN HARIAN

Minggu 21 Juni 2026

Bacaan Liturgis โ€“ Hari Minggu Biasa XII, 21 Juni 2026

  • Bacaan Pertama: Kitab Yeremia 20:10-13

  • Mazmur Tanggapan: Demi kasih setia-Mu yang besar, jawablah aku, ya Tuhan.

  • Ayat Mazmur Tanggapan: Mzm 69:8-10.14.17.33-35

  • Bacaan Kedua: Roma 5:12-15

  • Ayat Bait Pengantar Injil: Alleluya. Roh kebenaran, yang keluar dari bapa, akan bersaksi tentang aku; tetapi kamu juga harus bersaksi. Alleluya.

  • Bacaan Injil: Matius 10:26-33

Setia Mengakui Yesus di Depan Manusia

Saudara-saudari yang dikasihi Tuhan, suatu pagi, usai Misa harian, seorang umat datang dengan wajah kusut. Dari raut mukanya tampak bahwa hatinya tidak memancarkan sukacita, walau ia baru saja mengikuti Misa.

Saat itu ia menyatakan kesedihannya sebagai orangtua yang mana anak perempuannya, sudah berkeluarga, bukan hanya meninggalkan keluarganya tetapi juga meninggalkan Yesus dan Gereja-Nya, Gereja Katolik. โ€œSaya sungguh sedih dengan nasib anak saya kelak, karena dia telah menyangkal Yesus. Ia telah meninggalkan Yesus,โ€ ujarnya pelan.

Hati ibu itu menjadi sedih, karena Injil hari itu berbicara tentang orang yang menyangkal Yesus. Yesus katakan bahwa orang yang menyangkal Diri-Nya di depan manusia, ia akan disangkal Yesus di depan Bapa-Nya yang di surga, seperti dikisahkan dalam Injil hari ini (Mat 10:26-33).

Saudara-saudari yang dikasihi Tuhan Yesus, mengikut Yesus adalah sesuatu yang serius. Mengikut Yesus itu menyangkut soal hidup. Mengikut Yesus itu anugerah Allah (Yoh 6:65). Anugerah iman yang mesti dipelihara terus-menerus hingga napas tak lagi bekerja. Itulah sebabnya, hari ini Yesus mengingatkan kita semua yang telah mengikut Dia, โ€œSetiap orang yang mengakui Aku di depan manusia, Aku juga akan mengakuinya di depan Bapa-Ku yang di surga. Tetapi siapa saja yang menyangkal Aku di depan manusia, Aku juga akan menyangkalnya di depan Bapa-Ku yang di surgaโ€ (ay. 32-33).

Apa artinya mengakui Yesus di depan manusia? Artinya, mengakui diri solider atau setia kawan dengan Yesus yang memanggil dan diikuti. Justru karena sang pengikut dan utusan berani menyatakan diri sebagai murid dan utusan Yesus, yang mau solider dengan-Nya, maka Yesus pun akan mengakuinya demikian. Kelak Dia akan mengakuinya di depan Bapa-Nya yang di surga. Dengan demikian, diakui sebagai murid Yesus dan utusan-Nya di hadapan Bapa-Nya adalah kebahagiaan tertinggi seorang pengikut dan utusan Yesus.

Bagi seorang pengikut dan utusan Yesus yang setia, Yesus adalah segala-galanya. Ia sadar betul bahwa dirinya adalah milik-Nya, seluruh hidupnya adalah milik-Nya. Sehingga, karya perutusannya pun dilakukan dengan setia demi Dia, walau ada halangan dan rintangan serta ancaman. Setiap saat ia mengandalkan Yesus semata, bukan mengandalkan diri sendiri.

Yesus juga mengingatkan jika ada orang yang menyangkal Diri-Nya berarti dia menyatakan diri tidak solider, tidak setia kawan dengan-Nya dan menyatakan diri tidak lagi punya hubungan dengan-Nya sebagai Tuhan dan Juruselamat. Maka, orang yang menyangkal Yesus di depan orang, sehingga orang lain tahu bahwa dia tidak lagi hidup sebagai pengikut Yesus, akan mengalami akibat yang fatal. Sebab, Yesus sendiri akan menyangkal dia di depan Bapa-Nya yang di surga. Ini adalah kegagalan hidup terbesar bagi orang yang menyangkal Yesus.

Saudara-saudari, para pengikut Yesus, mari kita camkan baik-baik kata-kata Yesus hari ini. Karena kita ingin selamat, kita ingin mendengar kata-kata pengakuan Yesus atas diri kita di hadapan Bapa-Nya yang di surga, bahwa kita adalah para pengikut dan utusan-utusan-Nya yang setia sampai kesudahannya, maka selama di dunia ini kita mesti terus berusaha dan berjuang untuk hidup dalam iman akan Yesus sampai mati.

Rasul Paulus memberi nasihat kepada kita demikian, โ€œKamu telah menerima Kristus Yesus, Tuhan kita. Karena itu hendaklah hidupmu tetap di dalam Dia. Hendaklah kamu berakar di dalam Dia dan dibangun di atas Dia, hendaklah kamu bertambah teguh dalam iman yang telah diajarkan kepadamu, dan hendaklah hatimu melimpah dengan syukurโ€ (Kol 2:6-7). Tetap di dalam Yesus, berakar di dalam Dia, dibangun di atas Dia dan bertambah teguh dalam iman akan Dia adalah kunci untuk mendapat pengakuan dan penerimaan oleh Yesus di hadapan Bapa yang di surga, kelak.

Saudara-saudari, mari kita juga mohon rahmat Allah agar Roh Kudus, Roh yang menyatukan kita dengan Yesus, senantiasa membimbing kita sehingga kita terdapat setia dalam mengakui Yesus di depan manusia. Semoga Roh Kudus yang sama menjauhkan kita, baik keinginan maupun tindakan, untuk menyangkal Yesus di depan manusia.

Bapak-ibu, sebagai orangtua dan katekis dalam keluarga, Anda juga diutus untuk mendampingi anak-anak dan/atau cucu-cucu agar mereka pun setia dalam mengikut Yesus dan jangan sampai menyangkal Yesus di depan manusia. Sebab, sekali lagi, akibatnya fatal, sebagaimana Yesus tunjukkan dan ingatkan dalam Injil hari ini. Semoga Tuhan selalu memberkati perutusan bapak ibu sekalian: Membawa seluruh anggota keluarga kepada Yesus dan setia mengakui-Nya di depan manusia. [RP. A. Ari Pawarto, O.Carm.]

VIDEO HIGHLIGHT

Sebuah katekese singkat "Kenaikan Tuhan Yesus" Oleh RP Titus Brandsma Pantjaja Adji Wiloso, O.Carm.